BUPATI LT LOEKMAN DJOYOSOEMARTO GOTONG ROYONG DI MASJID AL IMAN KEC ...

BUPATI LT LOEKMAN DJOYOSOEMARTO GOTONG ROYONG DI MASJID AL IMAN KEC ...


BUPATI LT LOEKMAN DJOYOSOEMARTO GOTONG ROYONG DI MASJID AL IMAN KEC ...

Posted: 26 Oct 2018 09:46 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul BUPATI LT LOEKMAN DJOYOSOEMARTO GOTONG ROYONG DI MASJID AL IMAN KEC .... Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang BUPATI LT LOEKMAN DJOYOSOEMARTO GOTONG ROYONG DI MASJID AL IMAN KEC ... . Silahkan membaca berita lainnya.

Polda Maluku Gelar Pembinaan dan Pendampingan Anggota Polsek Saumlaki

Posted: 26 Oct 2018 09:39 PM PDT

Polda Maluku Gelar Pembinaan dan Pendampingan Anggota Polsek Saumlaki
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku gelar pembinaan dan pendampingan guna menguatkan anggota di Kepolisian Sektor (Polsek) Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku.

Kegiatan Assistensi Penguatan Bhabinkamtibmas dan Implementasi Polmas serta Bintek fungsi Binmas oleh Tim dari Direktorat Binmas Polda Maluku yang dipimpin oleh Kabag Bin Ops Direktorat Binmas Polda Maluku, AKBP Olly Hanoatubun ini bertempat di Mako Polsek Saumlaki pada Jumat (26/10) pukul 10.30 WIT.

Tim Assistansi tiba di Mapolsek Saumlaki dan diterima oleh Waka Polsek Saumlaki ,Ipda M.A. Panggabean, S.Tr.K  PS. Kanit Binmas Polsek Saumlaki AIPTU A.Sermatang bersama anggota Polsek.

Kabag Bin Ops, didamping tim assistansi lainnya yakni Kasat Binmas Polres MTB AKP S. Mansilety; KBO Sat Binmas Polres MTB, IPDA J. Ranguly; Operator Dit Binmas Polda Maluku Brigpol Suhardi; dan anggota Sat Binmas Polres MTB.

Kegiatan pendampingan dan penguatan anggota ini dilaksanakan diruangan Unit Binmas Polsek Saumlaki  bersama para anggota Bhabinkamtibmas Polsek Saumlaki dan berlangsung dengan aman dan lancar. (HumasPolsekSaumlaki)

Prestasi Siswa SMA 1 Negeri Selayar Ini Harumkan Nama Daerah Ke Tingkat Nasional

Posted: 26 Oct 2018 08:57 PM PDT

Prestasi Siswa SMA 1 Negeri Selayar, Ini Harumkan Nama Daerah Ke Tingkat Nasional

MEDIA SELAYAR Peran Guru dan Orang tua menjadi sangat menjadi penentu berhasilnya siswa dalam mengukir prestasi didunia pendidikan, demikian dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMA 1 Negeri Selayar kepada Media.

Kepala SMA Negeri I Selayar, Andi Muhlis, S.Pd mengungkapkan bahwa keberhasilan siswanya di berbagai ajang kompetisi baik dari kompetisi tingkat provinsi sampai tingkat nasional.

Siswa siswa yang ikut olimpiade, Nur Ainun Mawaddah dan Melki Natanayan. Ainun pernah juara olimpiade menulis essai dan lomba bakat berhasil juara 1 tingkat provinsi Sulsel.

"Banyak prestasi pernah diraih, termasuk juara satu dara dan daeng kabupaten kepulauan Selayar serta juara kategori daeng persahabatan tingkat provinsi.

Selain itu, Nur Ainun Mawaddah pernah mewakil Sulsel mengikuti lomba pidato kependudukan tingkat nasional dan juara harapan 1.

Andi Muhlis menambahkan, keberhasilan suatu siswa tidak terlepas dari peran orang tua dan guru di sekolah.

"Ini merupakan prestasi yg sangat memuaskan krn disamping mengharumkan nama SMAN 1 Selayar juga jadi motivasi dan pengalaman buat mereka," ujarnya.

Diharapkan ke depan, semoga SMAN 1 Selayar selalu menghasilkan bibit bibit yang unggul dalam berprestasi. Sebagai Kepsek, kami sangat bangga pada prestasi anak didik. (*).
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Prestasi Siswa SMA 1 Negeri Selayar Ini Harumkan Nama Daerah Ke Tingkat Nasional . Silahkan membaca berita lainnya.

Mobil Terbakar Di Jalan Veteran, Damkar Sigap Padamkan Api

Posted: 26 Oct 2018 08:57 PM PDT

Mobil Terbakar Di Jalan Veteran, Damkar, Sigap Padamkan Api

MEDIA SELAYAR. Suasana tiba-tiba riuh dan ramai setelah sebuah mobil yang sementara melintas di jalan Veteran Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar atau sekitar pusat niaga TOP 2000 terbakar pada Sabtu pagi ini 27 Oktober 2018.

Mobil Grandmax dengan Plat Nomor DD 1462 AA tersebut hangus terbakar saat mobil ini melintas di jalan Veteran ke arah utara. Sementara itu belum ada sumber resmi yang  bisa menjelaskan penyebab terbakarnya mobil naas tersebut.

Unit Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah tiba di tempat kejadian saat mobil tersebut telah seluruhnya dilalap sijago merah. Untung ji ada cepat damkar, coba tidak kita disini khawatirmi karena apinya tinggi sekali, ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.  Dan dari hasil pengumpulan informasi bahwa mobil yang terbakar adalah milik, Pak Rusli. (IT24)
 
Mobil Terbakar Di Jalan Veteran, Damkar, Sigap Padamkan Api



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Mobil Terbakar Di Jalan Veteran, Damkar Sigap Padamkan Api . Silahkan membaca berita lainnya.

Jalin Silaturahmi, Danrindam Tatap Muka dengan Personel dan Keluarga Besar Rindam XVI/Pattimura

Posted: 26 Oct 2018 08:46 PM PDT

AMB Gelar Aksi Bela Kalimat Tauhid, Begini Respon Kapolda Kalsel

Posted: 26 Oct 2018 08:26 PM PDT

Aksi bela kalimat tauhid di Banjarmasin Jum'at (26/10/18)/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Massa lintas organisasi tergabung dalam Aliansi Muslim Banua (AMB) menggelar demonstrasi bertajuk Aksi Bela Kalimat Tauhid di Jalan Merdeka, samping Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Jumat (26/10/2018).

Kegiatan tersebut merespon insiden pembakaran bendera berkalimat Tauhid yang terjadi di Garut, Jawa Barat, pada peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2018 lalu.

Sebelumnya, aksi ini direncanakan akan menggelar long march dari Mesjid Raya Sabilal Muhtadin menuju Mapolda Kalsel. Namun, urung dihelat, ketika Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani bersedia menemui para pendemo di Jalan Merdeka.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar arus lalu lintas tak terganggu, keamanan pun diperketat dengan memblokade ruas Jalan Merdeka, dari depan Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan R Suprapto.

Sebagai bentuk dukungan terhadap simbol-simbol kalimat Tauhid, massa pun mengibarkan bendera, serta mengenakan atribut.

Dalam orasinya, salah satu peserta aksi, Wahyudi Ibnu Yusuf menegaskan bendera yang dibakar oknum Banser di Garut, adalah bendera Rasulullah, bukan bendera HTI. "Sebab, dalam bendera itu tidak tercantum sama sekali tulisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)," kata Wahyudi Ibnu Yusuf.

Wahyudi menegaskan AMB menginginkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto untuk menegakkan hukum dengan seadil-adilnya terhadap pelaku pembakaran. "Jika hukum tidak tegakkan, maka akan menyakiti hati umat Islam. Jangan salahkan umat akan bergerak membela agamanya tanpa harus menunggu komando," ucap Wahyudi, dengan berapi-api. Ia mengkhawatirkan konflik akan terjadi di tengah umat Islam, jika hukum tidak ditegakkan.

Ia mengatakan sesama umat Islam tentu saling memaafkan. Namun, Wahyudi mendesak hukum harus tetap ditegakkan. "Sebab, Indonesia adalah negara hukum. Jadi, yang melanggar hukum harus diproses seadil-adilnya tanpa ada intervensi dari pihak manapun," kata Wahyudi.

Menanggapi Hal itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani langsung merespon tuntutan massa. Ia mengimbau agar menjaga Kalsel tetap kondusif. "Sebab, kepolisian telah merespon kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid itu. Kejadiannya pun tidak terjadi di Kalsel," kata perwira tinggi dua bintang di pundaknya ini.

Mantan Kapolda Jambi ini mengingatkan agar masalah ini tidak memicu gesekan antar masyarakat dan pertentangan, hingga memicu konflik horizontal. (arum/sip)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang AMB Gelar Aksi Bela Kalimat Tauhid, Begini Respon Kapolda Kalsel . Silahkan membaca berita lainnya.

Ratusan Koli Bantuan dari Kalsel Dikapalkan ke Sulteng

Posted: 26 Oct 2018 08:26 PM PDT

Anggota TNI AD pantau kontainer yang dimasukkan ke dalam kapal milk PT Meratus Line di pelabuhan Trisakti/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Pemprov Kalsel bekerjasama dengan TNI AD Korem 101/Antasari melepas 16 kontainer bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami Palu, Donggala, dan Sigi, Sulteng yang dilakukan oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Pria yang biasa dipanggil Paman Birin itu melepas bantuan ini bersama Danrem 101/Antasari, Kolonel Arm Syaiful Rahman. Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan kapal milik PT Meratus Line melalui Dermaga Trisakti Banjarmasin, Jumat (25/10/2018) pagi.

Dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota TNI AD atas aksi yang cepat, dan tanggap dalam merespons penderitaan masyarakat di Sulteng dengan penggalangan bantuan yang dilakukan jajaran Kodim se-Kalsel.

"Saya sampaikan juga terima kasih kepada warga Kalsel, yang secara fisik jaraknya jauh tapi secara hati dekat. Ini tak kalah pentingnya dari persoalan politik, ini adalah bagian dari persoalan solidaritas bangsa," kata Paman Birin.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari mengatakan semua bisa membantu doa dari Kalsel, tapi yang jauh lebih penting juga bantuan yang nyata langsung untuk lapangan. "Sebelum sampai bantuan ini ke Sulteng, mudahan doa warga Kalsel sudah sampai terlebih dahulu bagi pengungsi di Palu dan Donggala," ujar Danrem.

16 kontainer bantuan tersebut totalnya berjumlah 9.986 koli atau 145.926 kilogram itu terdiri atas berbagai macam kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan pengungsi, di antaranya, tenda, selimut, penjernih air, makanan, serta susu. Bantuan dijadwalkan akan tiba ke lokasi tujuan sepekan kedepan, atau Kamis, 1 November 2018. (edoz/sip)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Ratusan Koli Bantuan dari Kalsel Dikapalkan ke Sulteng . Silahkan membaca berita lainnya.

Kurangi Resiko Bencana, Analisa Dampak Bencana Harus Sistematik

Posted: 26 Oct 2018 08:04 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Kurangi Resiko Bencana, Analisa Dampak Bencana Harus Sistematik. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Medan,mollucastimes.com-Dalam rangka mengurangi resiko bencana, maka harus ada upaya sistematik menganalisa resiko-resiko dampak bencana terhadap kehidupan dan penghidupan manusia.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi  BPBD Kota Ambon,  Ronald Lekransy, melaui rilis Sabtu 17/10/18 terkait peringatan bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Nasional 2018 di Medan.

"Karena itu sejak tahun 2009, UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction) menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan PRB Internasional,  pengingat bersama atas kemajuan, keberhasilan, dan capaian dalam meningkatkan ketangguhan bencana," aku Lekransy.

Di Indonesia, lanjutnya,  peringatan bulan PRB telah menjadi agenda Nasional dan dilaksanakan secara berturut di berbagai kota besar yaitu di Kota Mataram, NTB (2013), Kota Bengkulu, Bengkulu (2014), Kota Surakarta, Jawa Tengah (2015), Kota Manado, Sulawesi Utara (2016), dan Sorong, Papua Barat (2017). Tahun 2018 ini, BNPB bekerjasama dengan BPBD Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan peringatan bulan PRB Nasional tahun 2018 di Kota Medan dan sekitarnya.

"Penyelenggaraan Peringatan Bulan PRB Nasional Tahun 2018 dipusatkan di Kota Medan dan 3 (tiga) kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Simalungun, Kabupaten. Karo, dan Kabupaten Samosir, " imbuhnya.

Sementara itu menurutnya, kegiatan teknis yang dilakukan  dengan berbagai tema diantaranya bagaimana memahami risiko bencana, kebijakan, dan praktek, penguatan tata kelola risiko bencana, Investasi publik dan swasta dalam mitigasi structural dan non non-structural, peningkatan manajemen risiko untuk memperkuat kesiapsiagaan, respon, dan pemulihan.

Sejumlah  pelatihan juga diberikan diantaranya Pelatihan Manajemen PB untuk pengambil keputusan di daerah dalam penanggulangan bencana, UNISDR Training Making City Resilience,  ditujukan kepada para pelaku penanggulangan bencana untuk melaksanakan penilaian ketangguhan kota dan mengajak kota-kota dalam program Making City Resilience.

"Sementara sesi khusus oleh BNPB yang melibatkan kementerian, kelembagaan, NGO  serta lembaga usaha mengetengahkan  bagaimana perlindungan cagar budaya dan indigeneous knowledge PRB, industrialisasi bencana dan standarisasi PB, inklusifitas dalam penyelnggaraan PB serta platform PRB multipihak," jelasnya.

Berbagai pertemuan dilaksanakan pada event ini untuk membahas output yang akan dicapai dalam
peringatan bulan PRB 2018 dengan tema "SUSTAINABLE RESILIENCE FOR SUSTAINABLE
DEVELOPMENT: COHERENCY FOR RESILIENCE THROUGH PEOPLE PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP (PPPP).

Kegiatan  peringatan bulan PRB ini juga dikemas juga dalam berbagai bentuk kegiatan diantaranya Aksi Sosial,  Lomba Menggambar dan Mewarnai, Lomba Paduan Suara Mars Tangguh dan Hymne Bakti Pertiwi tingkat SMP, Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA, Lomba Foto Kebencanaan tingkat Mahasiswa, Gerakan PRB Sekolah Sungai di Sungai Belawan, Lomba Video-Foto Kebencanaan. Selanjutnya pada 22-23 Oktober 2018 dilaksanakan  Technical Event, Talkshow, Special Session, dan Knowledge Sharing. Selain itu Field Trip dan Rally  serta  penanaman 1.000 pohon mangga di areal tandus untuk mencegah longsor dan peningkatan ekonomi produktif.

Pameran Kebencanaan sendiri dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah.

"Pameran diikuti 81 peserta dengan total 105 booth , Kota Ambon termasuk salah satu yang membuka stand  dan sempat dihadiri oleh pak Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy SH pada puncak peringatan bulan PRB 2018  sekaligus menghadiri Pencanangan Kampanye "The Power of 100"," pungkasnya.

Ditambahkan Lekransy, melalui pameran ini seperti yang dikatakan Harmensyah,  diharapkan masyarakat maupun BPBD mendapatkan informasi teknologi dan praktek praktis untuk mengetahui resiko bencana di wilayah masing-masing. (MT-01)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kurangi Resiko Bencana, Analisa Dampak Bencana Harus Sistematik . Silahkan membaca berita lainnya.

DPRD Maluku dan Pimpinan Gereja Bahas Dua Pasal RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Posted: 26 Oct 2018 07:55 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul DPRD Maluku dan Pimpinan Gereja Bahas Dua Pasal RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
BERITA MALUKU. Pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Ketua dan Anggota Komisi D beserta Ketua-Ketua Fraksi DPRD Provinsi Maluku melaksanakan rapat bersama dengan sejumlah pimpinan greja-greja di daerah ini untuk mendengarkan masukan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan khususnya pasal 69 dan 70, yang kini sudah menjadi wacana hangat di tengah masyarakat, terutama di kalangan gereja serta mendapat keberatan dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

"DPRD ingin mendapat masukan dari pimpinan umat soal dua pasal RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang memasukan kegiatan Sekolah Minggu dan Katekisai yang merupakan pendidikan non formal dan menjadi bagian dari prosesi peribadatan di gereja. Apakah sekolah minggu dan katekisasi bisa diterapkan dengan pendidikan pesantren atau tidak?" kata Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae, saat memimpin rapat yang berlangsung di ruang Paripurna DPRD Maluku, Karpan, Ambon, Jumat (26//10/2018).

Menurut Huwae, rapat mendengarkan masukan dari pimpinan umat hari ini merupakan forum awal untuk mendiskusikan masalah ini, karena DPRD tidak bisa serta-merta mengambil sikap politik soal proses peribadatan dan pendidikan keagamaan baik itu formal maupun non formal tanpa mendengar dari pimpinan umat.

"Forum hari ini kita berikan kesempatan kepada pimpinan umat untuk memberikan masukan khusus mengenai dua pasal ini. Tentu kita berkepentingan untuk melihat RUU ini secara kromprehensif, tetapi disisi lain untuk meminimalisir isu jangan sampai menjadi bola liar," jelas Huwae.

Forum rapat itu dihadiri unsur pimpinan Sinode GPM, Keuskupan Amboina, Ketua PGI Wilayah Maluku, Sinode Greja Adven Ambon, dan sejumlah Gembala Sidang dari dedominasi gereja yang ada di Maluku.

Menurut Wakil ketua Sinode GPM, Pdt. Wem Pariama, bahwa perlu dilakukan sebuah kajian yang komprehensif terhadap seluruh pasal yang ada di dalam RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan itu, sehingga dapat memahami substansinya secara utuh menyangkut norma pendidikan formal maupun non formal.

"Kalau hanya dua pasal ini yang kita bahas, saya rasa terlalu subjektif dan tidak menjawab seluruhnya, dan saya pikir brainstorming saja untuk melihat seluruh pasal secara lengkap dan nanti kita kembali untuk memberikan pikiran-pikiran, karena kita belum tau seluruh jiwa rancangan undang-undang itu," kata Pariama.

Ketua PGI Wilayah Maluku, John Ruhulessin berpendapat, masalah ini perlu dibicarakan secara perspektif melalui pikiran besama dalam bingkai kebangsaan yang lebih besar, yaitu dengan melibatkan MUI serta unsur pimpinan dari berbagai organisasi muslim.

"Saya mengerti betul mengapa hal ini mendapat reaksi cepat dari DPRD, karena hal ini sudah menjurus kepada sebuah politisasi yang kuat di kalangan masyarakat, terutama di kalangan gereja, dimana sudah ada yang melakukan petisi untuk menolak dua pasal RUU tersebut. Padahal masalah ini perlu kita bicarakan secara baik dalam frame kebangsaan yang lebih besar sehingga kita dapat melihat dimana letak kekuatan dan kelemahan RUU ini," katanya.

Pastor I. Ngutra dari Keuskupan Amboina dalam pendapatnya mengatakan, bahwa dua pasal dalam RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini bertentangan dengan apa yang dipraktekan dalam gereja. Menurutnya, pembuat RUU ini punya itikad baik, namun mereka tidak mengerti realitas greja.

"Kalau syarat harus 15 orang dan disetujui Kemenag ini menjadi sesuatu yang justeru bertentangan dengan apa yang dipraktikan serta tidak menjawab persoalan. Saya melihat para pembuat RUU ini ada maksud bagus untuk pendidikan pesantren dan keagamaan, tetapi mereka tidak mengerti apa yang ada dalam realitas gereja," ungkapnya.

Kepada wartawan usai menggelar Forum rapat tersebut, Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae menjelaskan, bahwa isu-isu berkaitan dengan agama ini sangatlah sensitif, oleh karena itu dalam tanggungawabnya, DPRD harus bisa menyikapinya secara cepat agar supaya tidak menjadi informasi yang bias di kalangan masyarakat.

Menurutnya, dalam forum rapat itu, semua pada prinsipnya punya sikap yang sama terait RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan terkhusus berkaitan dengan yang mengatur soal sekolah minggu dan katekisasi diharapkan tidak dipersyaratkan seolah-olah itu pendidikan formal.

"Kami menganggap bahwa para penggagas RUU tentang Pesantren dan Pendidikan keagamaan ini tentu belum mendalami secara komprehensif apa yang dimaksudkan tentang sekolah minggu dan apa yang dimaksudkan sebagai katekisasi dalam agama Kristen," sebutnya.

Dijelaskan, bahwa ada greja-greja yang mungkin sekolah minggunya cuman 5 orang dan tidak mencapai 15 orang, dan jikalau sekiranya kemudian itu dipersyaratkan harus ada ijin dari kanwil agama atau kantor agama dan tidak diberikan ijin, ini kan repot.

"Padahal kan pendidikan sekolah minggu dan katekisasi juga bagian dari membangun karakter anak-anak bangsa Indonesia," jelasnya.

Namun menurut Huwae, pihaknya sangat mendukung penuh soal pengesahan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini.

"Kami mendukung soal Pesantren ini dalam kepentingan agar supaya sekolah-sekolah Pesantren ini menjadi tanggungawab negara, karena Pesantren itu suatu pendidikan formal yang menurut kami itu dilaksanakan setiap hari, atau regulernya sama dengan pendidikan umum. Kalau sekolah minggu dan katekisasi ini kan diselenggarakan tiap hari minggu saja, yang bertepatan dengan ibadah," jelasnya.

Pertemuan hari ini kata Huwae, akan dilanjutkan kemudian dengan melibatkan unsur pimpinan agama lain.

"Jadi kita akan mengundang kembali semua unsur pimpinan agama untuk kita bicarakan dalam konteks kebangsaan Indonesia. Yah, toleransi antar semua umat beragama harus kita jaga," tutup Huwae.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang DPRD Maluku dan Pimpinan Gereja Bahas Dua Pasal RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan . Silahkan membaca berita lainnya.

SATGAS TMMD LANJUTKAN PEMBANGUNAN MASJID DI SUMBER SARI WEDA SELATAN

Posted: 26 Oct 2018 07:43 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul SATGAS TMMD LANJUTKAN PEMBANGUNAN MASJID DI SUMBER SARI WEDA SELATAN. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.


Weda (26/10), Satgas TMMD Ke-103 melanjutkan pembangunan Masjid di Desa Sumber Sari Kec. Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah terus dikerjakan.

Pembangunan masjid sendiri merupakan aspirasi dari masyarakat yang diwakili Kepala Desa setempat yang disampaikan melalui Babinsa untuk dimasukan kedalam program TMMD guna melanjutkan pembangunan masjid di Desanya, gayungpun bersambut Dansatgas TMMD Letkol Inf Yayat Priatna Prihatina kemudian menyetujui usulan tersebut dan dimasukan kedalam sasaran fisik pada pelaksanaan TMMD Ke-103 Kodim 1505/Tidore. Saat ini pada hari ke-11 pelaksanaan program tersebut progres pembangunan telah memasuki Progres 40 % meliputi pemlesteran dinding masjid. pelaksanaannya sendiri dikerjakan secara bersama-sama antara personel Satgas dan masyarakat.

Sementara itu Sdr. Ahmad tokoh masyarakat Desa Sumber Sari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut dimana masjid sebagai tempat ibadah yang sangat dibutuhkan segera guna menunjang aktifitas ibadah warga sehingga perlu segera dikerjakan dan lanjutan pembangunan diakomodir dalam program TMMD ke-103 ini, untuk itu saya atas nama masyarakat berterimakasih serta berkomitmen untuk mendukung penuh proses pengerjaannya selama program TMMD ini berjalan. (Penrem 152)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang SATGAS TMMD LANJUTKAN PEMBANGUNAN MASJID DI SUMBER SARI WEDA SELATAN . Silahkan membaca berita lainnya.

Geger !!! Oknum Caleg Muba Ancam Bunuh Wartawan

Posted: 26 Oct 2018 05:58 PM PDT

Ket foto : Oknum Caleg Muba  Ancam  Bunuh Wartawan

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN l SUMATERA SELATAN  –  Seorang wartawan media online di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin,R Agus Santoso (50), mendapat ancaman akan di sembeli dari oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) berinisial ER. Diduga, ancaman tersebut berkaitan dengan Konfirmasi yang dilakukan Agus terkait mobil dinas yang belum dikembalikan Oknum Caleg tersebut.

Diketahui sebelum ikut mendaftarkan diri sebagai calon legislatif memang ER seorang  ASN disalah satu Dinas yang ada dimuba,dan memang kebetulan tidak lama lagi ER akan pensiun,mengingat aturan dari KPU,saat akan mendaftarkan diri sebagai caleg ER mengambil pensiun dini,tetapi yang jadi pertanyaan setelah iya pensiun kendaraan dinas yang dipakainya saat menjadi ASN hingga saat ini belum dikembalikan.

Informasi yang dihimpun, ancaman yang diperoleh wartawan online, R Agus Santoso ini bermula saat dirinya pada hari Kamis (24/10/18) sekitar Pukul 8.30 Wib datang kerumah ER dengan maksud hendak mengkonfirmasi prihal mobil dinas jenis strada double cabin warna silver bernopol BG 9741 BZ yang dimiliki ER hingga saat ini belum dikembalikan padahal ER sudah mengajukan pensiun dini karena akan ikut Caleg Kabupaten Musi BanyuasinTahun 2019 yang akan datang.

Tetapi lanjut Agus ketika saat saya menyinggung permasalahan mobil itu ER langsung terpancing emosi dengan mengatakan akan menyembeli saya jika saya masih mengusik masalah mobil itu karena menurut ER iya telah meminta izin untuk memakai mobil itu dan pada saatnya akan dikembalikan.

Ditempat terpisah Herlin Koesasi SH PLT Ketua persatuan Wartaman Indonesia (PWI) Muba "Tindakan intimidasi yang dilakukan Oknum Caleg tersebut merupakan salah satu tindakan kriminal. Dan ini akan menjadi preseden buruk dalam memperoleh informasi untuk disampaikan kepada masyarakat.

"Ancaman kepada wartawan akan 'disembeli ' artinya ancaman dibunuh, ini keluar dari seorang politisi yang diketahui akan maju menjadi wakil rakyat Kabupaten Musi Banyuasin. Ini harus menjadi perhatian khusus bagi Partai yang mengusung Caleg tersebut, penyelenggara pemilu, pengawas pemilu dan yang terutama masyarakat Kota sekayu, kenapa? Baru jadi calon saja sudah seperti itu, apalagi nanti sudah duduk menjadi wakil rakyat," ucapnya.(tim)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Geger !!! Oknum Caleg Muba Ancam Bunuh Wartawan . Silahkan membaca berita lainnya.

Siswa SMP Negeri 1 Selaru Pamer Karya Seni saat Adaut Panggil Pulang

Posted: 26 Oct 2018 05:44 PM PDT

Siswa SMP Negeri 1 Selaru Pamer Karya Seni saat Adaut Panggil PulangSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku memamerkan hasil karya seni dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) pada perayaan puncak Adaut Panggil Pulang atau "Mya To Onjout", Jumat (19/10).

Menurut Guru Prakarya SMP Negeri 1 Selaru, Lenny Batlayery, Sth.PAK hasil karya dari para siswa-siswi tersebut merupakan materi pembelajarannya, dengan topik bahan alami dan buatan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang dengan sangat mudah ada di alam.

Ia ingin para pelajar menjadi kreatif dan mampu memodifikasi bahan-bahan tersebut menjadi sesuatu yang unik dan bernilai jual serta mampu menjadi seseorang yang mandiri dan bijak dalam mengolah segala hasil alam yang begitu melimpah di desa itu.

Prakarya tersebut diantaranya boneka kerang, kura-kura kerang, bunga alam yang dibuat dari alang-alang, kalung yang dibuat dari kerang dan petai, keranjang mini yang dibuat dari sabun mandi dan pita warna-warni itupun serta bunga-bunga dari bahan plastik.

"Semua bahan-bahan alam yang bisa dikreasikan, ternyata bahan-bahan alami banyak yang bisa menjadi karya seni. Hal ini membuat saya terinspirasi, kemudian saya mengajarkan kepada anak-anak," kata dia usai pameran tersebut.

Siswa SMP Negeri 1 Selaru Pamer Karya Seni saat Adaut Panggil Pulang Lenny mengungkapkan para siswa sangat antusias mengikuti materi yang diajarkan terlebih hasil karya mereka dipajang pada perayaan puncak Adaut Panggil Pulang yang disaksikan oleh para pejabat MTB, seluruh tamu-tamu hingga seluruh masyarakat Desa Adaut serta berhasil terjual dengan nilai Rp1.750.000.

Ia berharap lewat mata pelajaran prakarya itu dapat memupuk jiwa seni dari anak-anak sehingga mereka mampu menyalurkan bakat-bakat yang dimiliki dan menanamkan pemikiran berwirausaha sejak dini sehingga nantinya para siswa tidak hanya berharap menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.

Lenny juga menambahkan kedepannya ia ingin membuka koperasi yang menampung hasil-hasil karya dari para siswa, yang dapat menjadi nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi ciri khas dari Desa Adaut, Pulau Selaru.

Hal itu karena tingkat pengunjung di Selaru yang merupakan kawasan strategis nasional, yaitu sebagai garda terdepan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berbatasan langsung dengan Australia ini sangat tinggi.

"Saya sampaikan bukan hanya ASN saja yang bisa dapat gaji tetapi dari sini juga kita sudah menghasilkan uang dan membuat satu mata pencarian, mari kita berkarya. Itu tekat saya mudah-mudahan saja, Bapak Ibu pejabat yang sudah melihat hasil seni anak-anak bisa terinspirasi dan menunjang kreatif dari para anak-anak Adaut ini,"  harapnya. (Laura Sobuber)

Pesparani Katolik 2018, Dukung Maluku Terus Sebagai Laboratorium Umat Beragama

Posted: 26 Oct 2018 05:39 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pesparani Katolik 2018, Dukung Maluku Terus Sebagai Laboratorium Umat Beragama. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Ambon,mollucastimes.com-Dalam rangka terus menjadikan Maluku sebagai Laboratorium Umat Beragama di Indonesia, seyogyanya kegiatan-kegiatan keagamaan perlu ditingkatkan salah satunya Pesparani Katolik 2018.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Zahuburua yang mewakili Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf  saat membuka secara resmi Pameran Maluku Expo Jumat 26/10/18  di Lapangan Brimob Tantui, Ambon dalam rangka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional yang berlangsung di Kota Ambon 26-30 Oktober 2018.

"Kegiatan keagamaan memegang peranan utama dalam menciptakan serta mengharmoniskan hubungan antar umat beragama di Maluku. Tahun 2012 lalu, Maluku telah mneyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional kemudian  tiga tahun berikut tepatnya 2015, Maluku juga melaksanakan  Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional.  Kegiatan tersebut dinilai sangat berhasil. Dan pada 2018 ini, Maluku diberikan kesempatan lagi untuk menyelenggarakan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional. Dan harapan yang sama juga untuk Pesparani ini berhasil dengan baik," papar Sahuburua.

Dikatakan Pemerintah Provinsi Maluku menyambut baik kedatangan para kontingen Pesparani dari 34 provinsi di Indonesia.

"Kami berharap dengan kedatangan saudara sekalian di Bumi Raja Raja ini, membawa suasana baru guna meningkatkan  tali persaudaraan. Kita boleh berbeda-beda  tetapi kita adalah satu Indonesia. Inilah landasan  untuk menjadikan Maluku sebagai satu kesatuan sesuai dengan visi dan misi Mantapnya Pembangunan Maluku Yang Aman, Rukun dan Damai, Sejahtera dan Religius serta Berkepribadian  dan Demokratis Yang Dijiwai Oleh Semangat  Siwalima Berbasis Kepulauan  Secara Berkelanjutan," jelasnya.

Sahuburua mengungkapkan dalam Expo kali ini akan ditampilkan keunggulan dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Event ini tidak sekedar pameran saja tetapi akan terjadi pertukaran informasi bahkan  penawaran dari berbagai produk unggulan yang dihasilkan oleh masing-masing provinsi sehingga nantinya diharapkan ada sesuatu yang dibawa pulang," harapnya.

Tak lupa lelaki berkumis tipis dan berkacamata ini menghimbau para peserta Expo maupun peserta
Kontingan untuk menikmati keindahan alam Maluku serta kuliner khas Maluku. Dengan guyonannya yang khas, Sahuburua menawarkan setiap orang  untuk menikmati ikan segar dari laut Maluku.

"Saya rekomendasikan ikan dari Maluku  untuk dinikmati oleh semua yang datang. Mengapa demikian, karena ikan di Maluku hanya mati satu kali, sementara ikan di tempat lain mati berkali-kali," timpalnya yang disambut riuh para hadirin.

Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf ; Sekertaris  Kota Ambon, A.G Latuheru, SH, M.Si ; Ketua Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan  Pesparani Katolik Nasional (P3KN) Adrianus Meliala serta perwakilan kontingen yang akan bertanding dalam Pesparani Katolik 2018 di Kota Ambon Manise. (MT-01)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pesparani Katolik 2018, Dukung Maluku Terus Sebagai Laboratorium Umat Beragama . Silahkan membaca berita lainnya.

Wagub Maluku Buka Pameran Maluku Expo Pesparani I

Posted: 26 Oct 2018 08:00 AM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Wagub Maluku Buka Pameran Maluku Expo Pesparani I. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
BERITA MALUKU. Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua membuka pameran Maluku Expo Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani), yang berlangsung di lapangan Polda Maluku, Tantui Ambon, Jumat (26/10).

Turur hadir, Ketua umum LP3KN Adrianus Meliala, Sekretaris Daerah Kota Ambon A.G. Latuhetu, Wakil Walikota Tasikmalaya, H. Bubun Bunyamin. Ketua Komisi C DPRS Provinsi Maluku, Anos Yeresmian dan pimpinan SKPD lingkup pemerintah provinsi Maluku.

Wakil Gubernur, Zeth Sahuburua dalam sambutannya mengatakan, Pesparani Memberikan suasana baru dalam meningkatkan persaudaraan yang dibingkai dalam Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Itulah adalah harapan dan semangat kita untuk menjadikan daerah ini menjadi satu kesatuan pemikiran. Karena pemerintah provinsi Maluku mempunyai visi dan misi mantapnya pembangunan Maluku yang aman, rukun, religius, berkepribadian, demokratis, dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan,"ucapnya.

Olehnya itu, kata Sahuburua  pemerintah daerah provinsi ingin menjadikan  Maluku sebagai laboratorium  penbinaan umat beragama di indonesia dan lebih dari itu, sebagai labortorium kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Atas dasar itu, pada tahun 2012 kita telah melaksanakan MTQ nasional punya umat Islam, tahun 2015 Pesparawi nasional punya umat Krosten Protestan yang sangat berhasil. Hari ini kita akan tunjukan kepada Indoneaia dan dunia bahwa kota ingin melaksanakan lagi Pesparani pertama punya umat katolik dan berjalan dengan baik,"tuturnya.

Selain itu dikatakan, Maluku expo ini akan mengambarkan potensi Maluku bukan saja laut, tetapi rempah-rempah baik itu cengkeh dan pala yang digemar oleh bangsa eropa pada tahun 1963,

"Harapan saya, mudah-mudahan kita tidak datang begitu saja tapi ada bisnis yang dikakukan, yakni pendatangan MoU antara satu provinsi dengan provinsi lain dan itu yang ingin dicapai dalam rangka membangun bangsa ini kedepan,"pungkasnya.

Sementara itu, ketua umum LP3KN Adrianus, memberikan apresiasi kepada 34 LP3KD provinsi yang sudah berinisiasi untuk turut meramaikan stand pameran maluku expo.

"Kami tau bahwa teman-teman memiliki satu evert yang luar biasa,  karena selain mengurusi kontingen masing-masing dalam berlatih dan mencari dana tapi juga harus mempersiapkan stand,"ujarnya.

Tak lupa dirinya memberikan apresiasi kepada kepada panitia daerah yang sudah bekerja keras untuk mempersiapkan semua hal dengan sebaik mungkin.

"Karena itu saya berterima kasi banyak dan pasti Tuhan akan membalas jasa kita semua,"ucapnya.

Sementara itu, Ketua seksi pameran Pesparani katolik nasional I, Expo Elvis Pattiselano dalam laporannya, mengatakan tujuan dilaksanakan  Maluku Expo dalam rangka Pesparani Katolik Nasional I tahun 2018, yaitu menjadikan Maluku Expo sebagai core event pameran nasional yang dilaksnakan dalam rangka Pesparani, memberdayakan dan meningkatkan produksi dalam negeri khususunya kerajinan dan produk unggulan lainnya, mensosialisasikan pembangunan/potensi daerah maupun khasanah budaya  dan keagamaan kepada masyarakat, dan meningkatkan kecintaan masyarakat pada produksi dalak negeri sekaligus peningkatan daya saing fi pasar global.

Jelasny, jumlah peserta yang berpatisipasi dalam Maluku Expo 2018 adalah sebanyak 110 standa, yakni 34 stand LP3KN/LP3KN dan lembaga adat, 12 stand pemerintah kabupaten/kota, 9 stand instansi dinas lingkup provindi Maluku, 5 stand pemda diluar provinsi Maluku, 5 stand Bank, 32 stand BUMN/Swasta dan 5 stnand instansi vertikal.

Selain itu dalam pameran muku expo maluko dalam rangka Pesparani, juga terdapat panggung hiburan kepada masyarakat, yang akan berlangsung selama pameran sejak tanggal 26-30 oktober 2018.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wagub Maluku Buka Pameran Maluku Expo Pesparani I . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Berhasil Efesiensi,Polres Parimo Kembalikan Sisa Anggaran Hibah Pilkada Kepada Pemda Parimo


Tribratanewspoldasulteng.com – Polres Parigi Moutong Kembalikan Sisa Anggaran Hibah Pilkada Kab.Parigi Moutong 2018 Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong berkat keberhasilan Polres Parimo dalam penghematan dan efesiensi Anggaran Pilkada Kab.Parimo 2018.
Pengembalian sisa Anggaran Pilkada tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Parimo AKBP SIRAJUDDIN RAMLY, SH yang didampingi Kabag Ops Polres Parimo KOMPOL F.TARIGAN, SH dan diterima secara simbolis oleh Sekab Parigi Moutong M.ARDI, S.Pd, MM di ruangan Sekab Pemda Kab.Parigi Moutong (26/10/2018).
Kapolres Parimo mengatakan awalnya dana hibah pilkada yang kami terima sebesar sekitar 9 Milyar rupiah. Anggaran tersebut kami gunakan dengan hemat dan efesien sehingga saat ini masih ada sisa Anggaran sebesar Rp.959.709.840 (Sembilan ratus lima puluh sembilan juta tujuh ratus sembilan ribu delapan ratus empat puluh rupiah).
"Anggaran hibah pilkada ini secara resmi kami kembalikan dan kami serahkan kepada Pemda Parigi Moutong kiranya dapat dipergunakan untuk keperluan yang lainnya demi kepentingan Masyarakat, terlebih lagi saat ini Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu Kabupaten menjadi korban bencana gempa."Ujar Kapolres Parimo.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Kapolres Morowali Bagi Tali Asih saat Kunjungan kerja di Kecamatan Soyo Jaya


Tribratanewspoldasulteng.com - Kamis 26 Oktober 2018 Kapolres Morowali melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Polsek Soyo Jaya di  Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara. Didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Morowali, Wakapolres Morowali, Kabagops serta rombongan, perjalanan dilalui dengan jalur darat dengan beberapa tebing yang curam yang harus ditaklukkan untuk mencapai wilayah Polsek yang kini dijabat oleh IPDA DEO YUSMIADA tersebut.
Sesampainya di Polsek Soyo Jaya, rombongan istirahat sejenak dan dilanjutkan dengan acara tatap muka oleh Kapolres Morowali. Kegiatan yang dihadiri Camat Soyo Jaya, Para Kepala desa, BPD, Sekdes, tokoh Masyarakat,tokoh perempuan. 
Usai melaksanakan tatap muka, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan tali asi kepada TK Paut Despot Bau. Dan silahturahmi di MTS Panca Makmur.
Pukul 15.30 wita, Kapolres Morowali, Wakapolres Kasat Intel Kasat Binmas, Kapolsek Soyo Jaya, Camat soyo Jaya menuju Balai Desa Panca Makmur, pada kesempatan tersebut Kapolres Morowali kembali memberikan bantuan tali asih berupa sembako kepada 44 kk yang kurang mampu.
Dan kemudian Rombongan kembali melanjutkan kegiatannya dengan menuju Ponpes Darul Ansor dan memberikan bantuan berupa 50 sak semen untuk pembangunan pondok pesantren tersebut.
Tidak sampai disitu saja, Rombongan kembali menuju kediaman Kades Panca Makmur dan menyerahkan bantuan pupuk pertanian sebanyak 30 sak untuk kelompok Tani yang terima oleh Bapak Bakri alias Bakke.
Dengan pemberian bantuan tersebut saya harap dapat bermanfaat dan saya harapkan sinergitas Polri dan masyarakat khususnya warga Kecamatan Soyo Jaya yang selama ini  terjaga dengan baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman dan tertib sehingga menciptakan masyarakat yang sejahtera dan makmur" imbuh Kapolres saat mengakhiri lawatannya di Kecamatan Soyo Jaya. Rombongan kembali dan tiba di Polres Morowali dengan aman.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Cegah Berita Hoax, Kasat Binmas Polres Banggai Gencarkan Sosialisasi


Tribratanewspoldasulteng.com – Informasi yang belum jelas kebenarannya atau Hoax sudah menjadi momok yang menakutkan. Sebab, dapat menghancurkan persatuan dan lesatuan bangsa.
Untuk mengantisipasi maraknya penyebaran berita hoax, jajaran Polres Banggai terus mengencarkan penyuluhan kepada masyarakat.
Kasat Binmas AKP Zainudin,  Kamis (25/10/2018) memberikan penyuluhan berita hoax kepada masyarakat di Kantor Lurah Luwuk, Kecamatan Luwuk.
"Jika menerima informasi di medsos jangan langsung percaya, dicek dulu kebenarannya sebelum dishare," Imbau Kapolres Banggai AKBP Moch. Sholeh SIK, SH, MH yang diwakili Kasat Binmas.
AKP Zaenudin menjelaskan, pastikan dulu kebenarannya melalui sumber – sumber yang dapat dipercaya. Karena terkadang foto yang kita lihat belum tentu sesuai dengan isi berita.
"Jika kedapatan menyebar hoax, akan dikenakan Pasal 27 UU ITE nmr 19 thn 2016 ttg informasi dan transaksi elektronik dgn pidana maksimal 6 thn. Pasal 28 UU ITE ttg berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian dgn ancaman hukuman 6 thn penjara," tandas Orang nomor satu di Satuan Binmas itu saat memberikan penyuluhan.
Dalam kesempatan itu juga, AKP Zainudin mengajak warga untuk sama – sama tetap menjaga kamtibmas  di Luwuk ini tetap aman dan kondusif menjelang pemilu 2019.
"Ayo kita jaga silaturahmi antar sesama untuk banggai yang aman," ajak Kasat Binmas.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Tinggalkan Tolitoli, ini Prestasi yang Ditorehkan Kapolres AKBP. M. Iqbal A.Sik


Tribratanewspoldasulteng.com – Dipenghujung masa jabatan AKBP M. Iqbal Alqudusy sebagai Kapolres Tolitoli, sambil ngopi dan santai, saya jurnalis media online berbincang dan mendapatkan sejumlah fakta catatan prestasi sangat baik yang ditorehkan AKBP. M. Iqbal dalam menjaga kamtibmas mewujudkan tolitoli yang kondusif.
"Keberhasilan itu adalah keberhasilan anak buah saya, tanpa mereka kita tak akan mampu berbuat apa-apa," kata iqbal merendah
Dikatakan Ikbal,Kita awali dengan bersih bersih internal dulu sebelum mewujudkan situasi damai di masyarakat ketika pertama hadir sebagai kapolres pada bulan maret 2017.
Namun sebelum itu terwujud ujian kepemimpinan Akbp M. Iqbal diuji dengan musibah Banjir bandang melanda kota Tolitoli dan sekitarnya (03/06) beberapa catatan yang menjadi kesan masyarakat adalah upaya evakuasi warga,  pemberian bantuan memperbaiki pipa PDAM yang putus, dan menyalurkan bantuan – bantuan ke pemukiman yang sulit diakses dan penyaluran air bersih dengan memanfaatkan mobil Armor Water Cannon (AWC) untuk dijadikan mobil penyalur air bersih ke warga masyarakat Tolitoli, warga sangat menantikan kehadiran mobil AWC Polres, kegiatan Polisi sangat diapresiasi warga.
"masyarakat terdampak membutuhkan pelayanan polisi," sambung Iqbal
Ujian kedua setelah banjir bandang Iqbal melihat internal Polri yang banyak terlibat dengan narkoba, berawal dari informasi yang begitu banyak dari masyarakat.
Iqbal melakukan serangkaian test urine mendadak kepada anak buahnya, terbukti ada 15 anggota yang positif menggunakan narkoba,
"Kami lakukan tindakan tegas bagi yang terlibat langsung dan dilakukan pembinaan rehabilitasi bagi anggota yang positif sebagai pengguna.
" mereka adalah korban dari Narkoba, "terang Iqbal
Setelah mengirimkan 15 anak buahnya rehabilitasi sekaligus mutasi demosi ke Polda Sulawesi Tengah,mulailah iqbal membuat kebijakan internal Polres Tolitoli dan Polsek jajaran dengan menanamkan 4 prinsip yang tidak boleh dilanggar oleh anggota Polres Tolitoli, yaitu dengan 4 STOP (Stop Nyabu, Stop bahugel, Stop Bagate, Stop Bajudi dan Sayangi Keluarga), Kebijakan ini terbukti sangat efektif menurunkan permasalahan internal.
Terbukti dengan data dari Sipropam Polres Tolitoli bahwa kasus anggota menurun lebih dari 50 persen
"khusus kasus Narkoba, saya garansi anggota polres tolitoli 99,9 persen bebas narkoba saat ini," lanjut iqbal
Keberhasilan meminimalisir pelanggaran anggota dan memacu prestasi anak buah nya membuahkan hasil antara lain Juara Polmas Award tingkat Mabes pada Piala kapolri dengan Kapolres sendiri didampingi bhabinkamtibmas Nalu memaparkan kebijakan serta keberhasilan dalam polmas di tolitoli
Selain itu juga keberhasilan 3  bhabinkamtibmas mendapatkan penghargaan Kapolri 3 Pin Emas dari Kapolri yaitu Bripka Reski Bhabinkamtibmas Kelurahan Nalu, Bripka Sefry Polii dan Bripka Ashar Palirante, Bhabinkamtibmas pulau terluar lingayan karena upaya dan keberhasilannya sebagai motivator,  penggerak kerja desa binaannya serta perlindungan terhadap lingkungan dan satwa yang dilindungi.
"Alhamdulillah, Tolitoli baru kali ini mendapatkan juara Polmas dan anugrah 3 Pin Emas dari Kapolri,  Kami bersyukur," kata Iqbal

Beberapa pembinaan internal menuai hasil cukup maksimal,  begitupula dengan kinerjanya dalam ungkap narkoba.
Ditahun 2017 terdapat 37 kasus narkotika dan 30 kasus di tahun 2018, yang mana semua kasus di tahun 2017 dapat terselesaikan dengan tuntas dengan barang bukti narkotika 9,4 kg sabu disita kurun waktu 1,8 bulan beserta puluhan ribu butir THD. Mulai dari pnangkapan sabu seberat 2 kg  dari penumpang kapal bahtera agung, Penangkapan Sabu 5,1 Kg terbesar penangkapan di Indonesia timur ini terjadi pada hari Jumat, (16/6/2017) di Pelabuhan Dede, yang dipimpin langsung oleh AKBP Iqbal.
Selanjutnya,Pengungkapan 1 Bal Gram di Pelabuhan Dede Tolitoli, Minggu (1/10/2017).Pengungkapan Sabu 3/4 KG tersangka berinisial K ke daerah Nalu kecamatan Baolan Sabtu, (18/11/2017)
Pengungkapan kasus narkoba belum berhenti,  mengawali tahun 2018, iqbal memimpin sejumlah penangkapan 3 hari berturut turut dan diantaranya penangkapan sabu 1/2 KG di pelabuhan dede.
"Pelaku yang berhasil diamankan seorang laki-laki berinisial ID dan seorang perempuan berinisial SK beserta barangbukti sebanyak Berupa 1 (Satu) Paket Besar Serbuk Kristal Putih diduga Sabu seberat sekitar 500 Gram. "Terang" kapolres tolitoli AKBP M.Iqbal.
Juga dalam Pemeriksaan rutin yang dilakukan polres tolitoli terhadap penumpang Kapal Motor Bukit Siguntang Rabu (18/04/2018) jam 02.00 wita pagi di pelabuhan dede,  kembali mengungkap sabu dalam kemasan berisi ikan garam dan beserta 2 Bungkusan Besar dan 1 bungkusan kecil yang tertutup rapat dengan lakban warna coklat.
"tersangka an Yudi warga nunukan sudah kita amankan beserta barang bukti berupa 21 paket (bal) Sabu yang diperkirakan berat bruto total 1050 gram (1Kg + 50 g)." terang iqbal
Dan ungkap sabu terakhir pada Rabu, 19 September 2018, Selain menangkap tersangka, pihaknya juga mengamankan empat paket Sabu berat bruto 200 Gram atau empat bal, jaringan tawau Malaysia.
"Semua itu adalah kerja keras dari anggota polres tolitoli dan partisipasi masyarakat sehingga banyak narkoba masuk ke tolitoli dapat kita ungkap, " tutur iqbal.
Selain pengungkapan sabu yang dalam jumlah besar 9,4 KG yang sudah tertangkap, peredaran pil koplo "THD" di kalangan pelajar juga terbongkar (04/10/2017), yaitu penangkapan puluhan ribuan pil yang di konsumsi para pelajar dan mahasiswa dan meminimalisir peredaran miras Cap tikus yang banyak di konsumsi warga dengan penutupan kantong-kantong produksi cap tikus di seluruh jajaran membuat Tolitoli tampak lebih damai.
Selain itu Beberapa kasus besar dan menonjol yang mendapat perhatian masyarakat baik daerah, nasional dan dunia juga terungkap, di antaranya penipuan CPNS dengan korban 51 orang yang di lakukan oleh SA dan RU dengan modus melakukan pelatihan mandiri (05/07/2018), taksiran nilai kerugian diperkirakan Rp. 500.000.000.
Begitupula pengungkapan kasus judi sabung ayam lintas kabupaten Buol, Donggala dan Tolitoli di kecamatan Galang dipimpin langsung oleh Kapolres Tolitoli (18/07/2018), dengan mengamankan puluhan pemain, puluhan sepeda motor dan mobil.
Kasus dukun jago menjadi perhatian media internasional, tersangka penyekapan dan persetubuhan dengan korban Pr hasni selama 15 tahun di sebuah goa batu ini dapat terungkap berkat laporan masyarakat (17/09/2018), "Alhamdulillah kasus ini terungkap, dan saat ini korban Pr Hasni dalam proses penyembuhan trauma atas kebejatan tete jago" jelas Iqbal
Dalam hal pembinaan masyarakat, Iqbal bersinergi secara baik dengan stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat, Penyelesaian perselisihan bupati dan wakil bupati juga atas tangan dingin AKBP Iqbal.
Iqbal juga aktif turun langsung memberikan pembinaan dalam hal pemberantasan narkoba sampai desa-desa di Tolitoli.
Salah satu strategi pembinaan masyarakat, Iqbal mempunyai program andalan yaitu program Polisi peduli masyarakat yang bernama Jumat Berokah (JB) yaitu pemberian bantuan kepada warga miskin yang membutuhkan khususnya pada daerah-daerah yang selama ini tidak pernah terjangkau.
"Pemberian bantuan ke desa janja dusun 4 mempunyai arti yang sangat mendalam bagi saya , dengan berbagi, hati kita menjadi lebih tentram, semoga memberikan keberkahan, " ungkap Iqbal
Tak hanya itu, pasca terjadinya gempa dan tsunami (28/09) Kapolres Tolitoli berperan aktif dan memimpin dalam memberikan bantuan sembako, menembus pertama kali di daerah terisolir  didua kecematan tepatnya di kecamatan Sirenja dan Balaesang.
Sebagai akhir catatan dari Pak Iqbal, penulis juga mencatat beberapa kegiatan diluar kedinasan yang mampu menarik publik.
Salah satunya memperkenalkan beberapa tempat wisata seperti udang merah sanjangan dan air terjun batu melam di daerah lampasio.
"Daerah ini penuh potensi pariwisata dan belum tergarap dengab baik, sehingga perlu memperkenalkan kekayaan daerah Tolitoli untuk menarik wisatawan berkunjung " tutup iqbal

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Pimpin Apel Pagi, Wakapolres Touna Beri Arahan Terkait Aksi Damai Ormas Muslim


Tribratanewspoldasulteng.com – Bertempat di Halaman Mapolres Touna, Wakapolres Touna Kompol Moh. Jufri S.H memimpin apel pagi, jumat (26/10).
Diikuti oleh Para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek Ampana Kota, Perwira dan para bintara Polres Tojo Una Una, Kompol Jufri menyampaikan beberapa arahannya termasuk arahan dari Bapak Kapolres Touna kepada seluruh peserta apel.
"Terkait pengamanan unjuk rasa, sesuai petunjuk dan arahan Bapak Kapolres Touna menyampaikan agar dalam pelaksanaan pengamanan tetap dilaksanakan secara persuasif, damai, tidak ada kekerasan serta tidak dibenarkan membawa senpi dengan peluru tajam," ungkap Wakapolres.
"Ada langkah-langkah yang harus dilaksanakan namun kita tetap berupaya semaksimal mungkin agar unjuk rasa damai ini bisa berjalan dengan damai," tambahnya.
Lebih lanjut Kompol Muh. Jufri menuturkan, Perintah Bapak Kapolres yakni anggota yang muslim agar melaksanakan sholat jumat di Masjid Al Istiqomah Muhammadiyah karena disana menjadi titik kumpul massa aksi damai.
Diakhir arahannya, Kompol Jufri memerintahkan kepada anggota yang terlibat dalam pengamanan aksi damai agar tetap mengendalikan diri.
"Jangan ada anggota yang arogan dalam pelaksanaan pengamanan dan keluar dari kendali pimpinan, jangan ambil tindakan sendiri tanpa perintah dari pimpinan, kita laksanakan tugas ini dengan baik, jaga saudara kita yang melaksanakan aksi damai." tutupnya. 

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Terkait Insiden Pembakaran Bendera HTI Yang Ada Kalimat Tauhid Di Garut Jabar, Polres Touna Sambangi Ormas Muslim Guna Jaga Kondusifitas Wilayah


Tribratanewspoldasulteng.com – Insiden Pembakaran bendera HTI yang ada kalimat tauhid oleh oknum anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Garut yang terjadi di Kabupaten Garut Jawa Barat beberapa hari yang lalu menuai kontra dikalangan umat muslim maupun Forum pemuda Ansor itu sendiri.
Kabarnya sehubungan dengan aksi pembakaran tersebut, Gerakan Solidaritas Muslim Kabupaten Tojo Una Una berencana menggelar aksi damai yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Jumat (26/10/18), selesai Sholat Jumat. 
Menyikapi situasi keamanan yang berkembang saat ini, Kapolres Tojo Una Una AKBP Boyke Karel Wattimena, S.I.K melalui Kasat Binmas Polres Touna Iptu Ramli Abd. Rasyid melakukan langkah-langkah untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa mencederai Kondusifitas di wilayah Kabupaten Tojo Una Una.
Dipantau dari kegiatan Satuan Binmas Polres Touna, Kamis (25/10/18), Iptu Ramli Abd. Rasyid selaku Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat didampingi 3 orang personil dari Satbinmas Polres Touna melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Kementrian Agama serta sambang ke rumah-rumah Masyarakat.
"Kami koordinasi dengan Kementrian Agama tentang Rencana Unjuk Rasa besok kemudian menyambangi masyarakat di Kelurahan Bailo, Malotong, Bonerato dan Kec. Ampana Kota dan memberi pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat," ujar Iptu Ramli.
Lebih lanjut, Iptu Ramli bersama personil melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di masjid Al-Istiqomah Muhammadiyah Ampana sekaligus koordinasi dengan tokoh agama/solidaritas muslim tentang rencana giat aksi damai sehubungan dengan pembakaran bendera Tauhid oleh Oknum Banser di Kab. Garut Jabar.
"Saya menghimbau agar giat aksi damai besok dilaksanakan dengan cara yang santun supaya tidak melukai hati saudara-saudara muslim yang lain." ungkap Iptu Ramli dalam pertemuan dengan tokoh agama / solidaritas muslim tersebut.
"Alhamdulillah pihak mereka merespon positif dan menyampaikan bahwa aksi mereka untuk kalimat yang mulia maka tentunya mereka akan melaksanakan dengan cara-cara yg mulia pula." tutupnya.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Binrohtal, Polres Donggala Gelar Doa Bersama Untuk Korban Gempa Dan Tsunami Palu, Sigi Dan Donggala


Tribratanewspoldasulteng.com - Sudah menjadi rutinitas bagi personil Polres Donggala bawasannya setiap hari kamis melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal).
Program Binrohtal sebagai wadah untuk membentuk karakter dan mental kepribadian angggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga citra Kepolisian di mata masyarakat diharapkan menjadi lebih baik.
Kegiatan Binrohtal kali ini berbeda dengan biasanya, selain di isi dengan mendengarkan nasehat – nasehat keagamaan kegiatan dirangkaian dengan doa bersama untuk para korban gempa dan tsunami palu, sigi dan donggala, Kamis (25/10) pagi tadi.
Selain di ikuti personil Polres Donggala kegiatan ini juga di hadiri oleh Brimob Banten, Brimob Polda Sulbar, Sabhara Polda Sulsel dan anak yatim piatu dari Panti asuhan al – azis Kel. Ganti Kec. Banawa Kab. Donggala.
Umat Islam melaksanakan Doa bersama di Masjid Jabal Nur Polres Donggala yang dipandu oleh ustad Sofyan Mardani, umat Nasrani melaksanakan Doa bersama di aula rupatama Polres Donggala yang dipandu oleh pendeta Rumelan dan untuk umat Hindu melaksanakan Doa bersama di ruang Sat Lantas Polres Donggala yang dipandu oleh penyuluh Nyoman Dana, S.E.
Kegiatan ini merupakan wujud sebagai bentuk rasa duka dan belasungkawa atas bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Personil Polres Donggala Bersama Satgas Aman Nusa II Bahu – membahu membersihkan Reruntuhan Akibat Gempa Dan Tsunami


Tribranewspoldasulteng.com - Kepolisian Resor Donggala yang dibantu oleh Satgas Aman Nusa II yakni Brimob Banten, Brimob Polda Sulbar dan Sabhara Polda Sulsel masih berupaya untuk melakukan kegiatan membersihkan sisa puing – puing bangunan akibat gempa dan tsunami yang terjadi di Kab. Donggala.
Kamis (25/10) pagi tadi, Waka Polres Donggala KOMPOL Abubakar Djafar, S.H., MM.,  bersama  puluhan personil membersihkan salah satu bangunan mushola yang rusak akibat gempa yang berada di Kel. Labuan Bajo Kec. Banawa Kab. Donggala.
"Bangunan mushola Attaqwa langgar arab kondisinya mengalami kerusakan hampir 70%, sehingga kami bersihkan dan membongkar sebagian bangunan tersebut, untuk mengantisipasi jatuhnya bekas – bekas reruntuhan bangunan yang akan berakibat fatal  jika mengenai masyarakat setempat".  ujar Waka Polres.
Sementara di tempat terpisah Kapolres Donggala AKBP S. Ferdinand Suwarji mengatakan " ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat atas kejadian gempa dan tsunami yang terjadi di Kab. Donggala, selain membersihkan tempat ibadah, kami juga banyak melakukan kegiatan seperti memberikan bantuan berupa sembako, pakaian, selimut, bantuan kesehatan, obat – obatan, trauma healing dan masih banyak lagi".

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Posted: 26 Oct 2018 07:17 AM PDT

Kapolres Parimo Buka Kegiatan Pertikara Tingkat Polres Parimo 2018 di Kasimbar


Tribratanewspoldasulteng.com – Kapolres Parigi Moutong AKBP SIRAJUDDIN RAMLY, SH hadiri sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara (Pertikara) Tingkat Polres Parimo 2018 di Desa Despot Posona, Kec.Kasimbar, Kab.Parigi Moutong (Kamis, 25 Oktober 2018, pukul 09.00 wita).
Pertikara kali ini mengambil tema "Melalui Pertikara II tingkat Polres Parigi Moutong tahun 2018 kita jalin silaturahmi menuju generasi muda yang bebas narkoba dan anti radikalisme untuk menciptakan kamtibmas yang konfusif demi suksesnya pemilu 2018".
Adapun susunan acara pembukaan Pertikara secara garis besarnya yaitu Devile, Sambutan Kapolsek Kasimbar, Kapolres Parimo mengambil tempat pembina upacara, Penaikan panji panji pramuka, Mengheningkan cipta, Pengucapan Pancasila, Amanat Pembina Upacara, Menyanyikan himne Pramuka.
Dalam amanatnya, Kapolres Parimo memberikan motivasi kepada seluruh peserta Pertikara agar tetap berprestasi, sportif dan tetap semangat dalam mengikuti perlombaan dalam pertikara ini walaupun saat ini kita masih dalam suasana berduka atas bencana alam gempa, tsunami dan likuifaksi yang mengguncang Palu, Donggala dan Sigi.
Dalam kesempatan ini pula Kapolres Parimo juga meyampaikan tentang kepindahanya untuk menempati jabatan yang baru di Polda Sulteng. Kapolres mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Kab.Parimo beserta jajarannya hingga di tingkat Desa yang selama ini telah bersama sama dalam menjaga Kabupaten Parimo ini selalu aman dan damai terutama dalam masa Pilkada yang telah selesai dengan sukses tanpa ada insiden sekecil apapun.
"Saka Bhayangkara ini adalah harapan bangsa, generasi penerus bangsa. Oleh karena itu jadilah generasi muda yang giat belajar, berprestasi, jauhi narkoba dan radikalisme, serta berkompetisilah dalam hal kegiatan yang positif. Dengan ini, Kegiatan Pertikara secara resmo dibuka" Ujar Kapolres Parimo.
Selanjutnya Kapolres Parimo bersama Tim mengunjungi dan menilai tenda perkemahan peserta pertikara satu per satu
Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan latihan dan perlombaan yang akan digelar selama 3 hari, dengan pengamanan oleh Sat Sabhara Polres Parimo dan Polsek Kasimbar.
Kegiatan Pertikara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Parimo AKBP SIRAJUDDIN RAMLY, SH selaku penanggung jawab, sedangkan panitia yaitu Sat Binmas Polres Parimo bersama Bhabinkamtibmas yang dipimpin Kasat Binmas IPTU ARIS RANGAN bersama Kapolsek Kasimbar IPDA J.TURANGAN selaku tuan rumah, dihadiri oleh Para Saka Bhayangkara se Kabupaten Parigi Moutong yang didampingi oleh Para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, Para Kades dan turut dihadiri oleh Anggota TNI Kompi Posona.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang . Silahkan membaca berita lainnya.

Wapres JK Undang Petinggi Ormas Islam, FPI Dan GNPF Nihil

Posted: 26 Oct 2018 06:43 AM PDT

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah petinggi ormas. (Istimewa)

Jakarta | Media Nasional Obor Keadilan | Wakil Presiden Jusuf Kalla mengundang sejumlah pimpinan ormas Islam ke rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (26/10) malam. Sejumlah perwakilan dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Agama, serta Polri juga dikabarkan hadir.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi membenarkan pihaknya diundang oleh JK. Mengenai agenda pertemuan, Zainut belum bisa memastikan.

Namun menurut Zainut, kemungkinan besar pertemuan itu membicarakan polemik pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut hingga memicu aksi protes di sejumlah daerah.

"Belum tahu yang dibahas. Kemungkinan masalah terakhir ramai dibahas," kata Zainut saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (26/10).

Zainut mengatakan ada lima perwakilan MUI yang direncanakan hadir. Mereka adalah Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Sekjen MUI Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas, Yusnar Yusuf, dan Zainut sendiri.

Menurut Zainut  pengurus Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah juga diundang untuk duduk bersama.

Perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menghadiri pertemuan itu di antaranya Ketua PBNU Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. Namun belum diketahui perwakilan dari PP Muhammadiyah.

Massa Aksi Bela Tauhid berkumpul di depan kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. (CNN Indonesia/Istimewa)

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas juga dipastikan tidak hadir dalam pertemuan. Dia mengaku tengah berada di luar kota.

"Enggak [hadir]. Saya masih di Jogja," kata Yaqut saat dihubungi.

Terpisah, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) yang juga Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengaku tidak mengetahui ada pertemuan antara JK dengan sejumlah pimpinan ormas Islam. Slamet justru bertanya balik perihal pertemuan tersebut.

"Enggak [hadir di rumah JK]. Ada acara ya?" Kata Slamet.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) Yusuf Muhammad Martak mengaku juga tidak diundang untuk duduk bersama membicarakan polemik pembakaran bendera.

"Kami tidak diundang. Ormasnya siapa saja yang diundang juga belum dengar," kata Yusuf saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (26/10).

Wapres Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah petinggi ormas. ( Istimewa )

Hari ini, sejumlah ormas menggelar Aksi Bela Tauhid di beberapa daerah, termasuk di depan kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

Aksi ini sebagai buntut insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid di Garut. Bendera tersebut kerap dipakai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi terlarang yang telah dibubarkan pemerintah.

Pantauan CNN Indonesia.com, saat ini pertemuan tengah berlangsung secara tertutup. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah tokoh yang telah hadir adalah  Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Panglima TNI Marsekl Hadi Tjahyanto, Ketua MUI Ma'ruf Amin, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Ketua PBNU Said Aqil Siroj.

Kemudian ada Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar, Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abas, Sekjen PB NU Helmy Faishal, Wakil Ketua MUI Zainud Tauhid, cendekiawan muslim Azzyumardi Azra, dan Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam Indonesia (Persis) Maman Abdurahman.(CNN)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wapres JK Undang Petinggi Ormas Islam, FPI Dan GNPF Nihil . Silahkan membaca berita lainnya.

Menko Puan dan Gubernur Olly Gaungkan Spirit Revolusi Mental

Posted: 26 Oct 2018 06:18 AM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Menko Puan dan Gubernur Olly Gaungkan Spirit Revolusi Mental . Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Spirit Revolusi Mental tak akan pernah surut. Sulawesi Utara menjadi saksi berkumpulnya 15.000 anak bangsa untuk berjuang bersama membangun jiwa merdeka menuju bangsa besar.

Ikhtiar itu diwujudkan dalam iven Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN-Revmen) yang dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Puan Maharani di Lapangan Wolter Robert Monginsidi, Manado, Jumat (26/10/2018) sore.

Menko Puan menuturkan, implementasi agenda ini sebagai upaya strategis memajukan bangsa dan negara. 

"Gerakan nasional ini pada intinya adalah sebuah gerakan menjebol penghambat kemajuan dan membangun peradaban yang memajukan bangsa dan negara," ucap Puan.

Melalui penyelenggaraan PKN-Revmen tahun ini, pemerintah mewujudkan praktek pembangunan budaya berkemajuan tersebut melalui pelayanan publik yang lebih baik yaitu berupa pelayanan yang tepat waktu, pelayanan yang tepat informasi, pelayanan yang jelas biayanya, pelayanan yang jelas prosedurnya, pelayanan tanpa pungli serta pelayanan yang memudahkan dan nyaman.

"Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat menuntut komitmen dari seluruh aparatur negara untuk bekerja dengan integritas, etos kerja, dan kebersamaan yang tinggi," tandas Menko Puan.

Selain itu, Menko Puan juga mendorong setiap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, maupun daerah untuk menjadikan PKN-Revmen ini sebagai momentum penting untuk melahirkan berbagai inovasi yang kreatif dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.

"Diharapkan, semakin banyak Kementerian, Lembaga, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta Kelompok Masyarakat untuk terus melakukan inovasi dan kepeloporan dalam membangun peradaban Indonesia yang maju," ungkap Menko Puan.

Sebelumnya, sebagai tuan rumah PKN-Revmen 2018, Gubernur Olly Dondokambey, SE mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang datang dari seluruh wilayah di Indonesia.

"Selamat bakudapa, selamat datang di Bumi Nyiur Melambai kepada tamu undangan dari seluruh pelosok nusantara. Kehadiran bapak dan ibu sekalian bagi kami merupakan wujud dukungan dan apresiasi atas suksesnya agenda ini," kata Olly.

Olly menuturkan, spirit revolusi mental nampak dalam kehidupan masyarakat Sulut yang hingga saat ini terus berjalan dengan rukun dan damai serta harmonis, meskipun masyarakatnya sangat majemuk, baik dari sisi etnis, religi, budaya, dan adat istiadat.

"Suasana kondusif ini adalah buah dari tingginya kesadaran masyarakat untuk selalu hidup berdampingan satu dengan yang lain dalam kerukunan dan kedamaian," ucap Olly.

Menurut Olly, suasana kondusif itu ditunjukkan dengan capaian positif dari beberapa indikator sosial yang ada, antara lain: Indeks Kebahagiaan Masyarakat Sulut mencapai 73,03 atau tertinggi ketiga secara nasional kemudian oleh Setara Institute dan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Manado ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia.

Lanjut Olly, kondisi Sulut yang rukun dan damai ini, juga menjadi modal dasar dalam membangun daerah di berbagai sektor, utamanya sektor pariwisata yang telah ditetapkan sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

"Jumlah kunjungan mancanegara ke daerah ini melonjak hampir 400%. Jumlah kunjungan wisatawan domestik juga meningkat jauh, mencapai angka 2,6 juta wisatawan pada tahun 2017. Dampak dari peningkatan kunjungan ini sangatlah luas dirasakan dalam menopang pembangunan bangsa di Sulawesi Utara," ungkap Olly.

Usai pembukaan PKN-Revmen, Menko Puan, Gubernur Olly dan rombongan mengikuti tari poco-poco bersama ribuan peserta PKN-Revmen. Kemudian meninjau Pameran Inovasi Layanan Publik yang diikuti oleh 100 stand pameran dari Kementerian/Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, untuk mempresentasikan perubahan pelayanan sebagai implementasi Revolusi Mental.

Pameran berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2018, bertempat di Gedung eks DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Beberapa kegiatan pameran inovasi layanan publik yang akan disajikan antara lain simulasi tes CAT oleh BKN yang diperuntukkan bagi para pelamar CPNS, akses pencetakan E-KTP dan perpanjangan SIM.

Pembukaan PKN-Revmen turut dihadiri jajaran Forkopimda, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Gugus Tugas Revolusi Mental seluruh Indonesia. (Humas Pemprov Sulut)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Menko Puan dan Gubernur Olly Gaungkan Spirit Revolusi Mental . Silahkan membaca berita lainnya.